Monday, September 30, 2019

Fam ( Familiarization ) Trip 2019 Sukabumi - World Tourism Day 2019 - Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark

Pada tanggal 27 september di seluruh dunia di peringati sebagai hari pariwisata dunia atau lebih dikenal dengan World Tourism Day. Kali ini Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi mengadakan Fam Trip ( Familiarization Trip ) 2019 yang di selenggarakan mulai tanggal 27 September 2019 sampai 29 September 2019 dengan mengajak beberapa perusahaan Tour & Travel yang terjaring dalam Asita Jabar ( Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia ) Jawa Barat, Beberapa kawan - kawan dari dinas pariwisata  kabupaten sukabumi, Mojang Jajaka Kabupaten Sukabumi dan 2 perwakilan Genpi ( generasi pesona indonesia ) sukabumi, termasuk saya didalam nya.


Familiarization Trip 2019 di buka oleh kepala dinas pariwisata kabupaten sukabumi Bapak Usman Jaelani yang juga dihadiri beberapa pejabat, ibu kabid pariwisata ibu Rose dan ketua DPC Asita Jabar Bapak H. Asep Purnawirawan.

Penarasan Destinasi mana saja yang kita kunjungi ? 

1. Grand Inna Samudra Beach Hotel 

Lobi Grand Inna Samudra Beach Hotel 
Grand inna samudra beach hotel adalah destinasi pertama yang kita kunjungi, dengan melihat situ heritage, yaitu batu karang papak yang berada tidak jauh dari kawasan hotel. 
View Pemandangan dari Grand Inna Samudra Beach Hotel
Untuk di ketahui Hotel ini merupakan hotel tertua yang ada di pelabuhanratu di bangun sekitar tahun 1962 oleh presiden soekarno, dan terkenal juga akan kesakralan kamar 308 yang di percaya sebagai kamarnya Nyi Roro Kidul ( Ratu Pantai Selatan ).

Pantai Batu Karut Kawasan Grand Inna Samudra Beach Hotel

Selain itu ada kawasan Batu Karut, yaitu hamparan batuan yang terbentuk dari jutaan tahun yang lalu dan masuk kedalam kawasan cagar alam nasional Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark ( CPUGG ).

2. Pantai Karang Hawu 

Lanscape pantai karang hawu dengan batuan dan pasir.

Merupakan pantai yang berada di kecamatan cisolok Kabupaten Sukabumi, salah satu pantai yang akan sangat ramai sekali ketika memasukin musim libur lebaran, karena hamparan karang nya yang cocok untuk bersantai - santai, meskipun begitu tetap harus selalu berhati - hati jangan sampai terpeleset dan jatuh ke laut. Kenapa karang hawu, karena ada karang yang menyerupai Hawu ( Tungku ) untuk memasak. 
Batu yang meyerupai Hawu


3. Geyser Cisolok

Geyser Cisolok, Ciletuh palabuhanratu Unesco Global Geopark

Setelah memantai, kita mengunjungi Geyser Cisolok, Baca Juga ( https://www.bubuh.id/2018/09/geyser-cisolok-ciletuh-palabuhanratu-cipanas.html ), yaitu kawasan pemandian air panas dengan keunikan air panas yang menyembur dari perut bumi, hanya ada 2 di dunia di Indonesia dan di brazil yang kemudian masuk kedalam kawasan pengembangan Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark.


di temat ini kalian bisa dengan santai merendamkan diri di hangat nya air panas, ada beberapa fasilitas pemandian, pemandian bersama, pemandian keluarga ( kamar ) dan pemandian di sungai dengan sensasi air cipratan dari dalam perut bumi secara alami.


4. Kasepuhan Sinarresmi 

Kasepuhan yang memang selalu menjadi daya tarik dengan kebudayaan dan adat tradisi nya, baca juga ( https://www.bubuh.id/2019/09/serba-serbi-seren-taun-tahun-kasepuhan-sinarresmi-ke-440.html ).
Abah memasangkan Iket kepada perwakilan Asita Jabar 

Tiba di kasepuhan sinarresmi sekitar pukul 17.00 sore, kami langsung di sambut hangat oleh bunyi suara lisung dengan di tabuh oleh alu para ibu - ibu. dan dengan hangat di sambut oleh abah dan ambu kasepuhan. 

Bunyi - bunyi lisung yang instrumental menyambut kedatangan rombongan di kasepuhan sinar resmi

Kasepuhan Sinarresmi merupakan bagian dari Kesatuan Adat Banten Kidul yang berada di desa Sirna Resmi Kecamatan Cisolok selain ada kasepuhan Ciptamulya dan Ciptagelar yang masuk kedalam daerah kabupaten Sukabumi. Kasepuhan ini merupakan kasepuhan adat pertanian yang menjunjung tinggi keseimbangan alam, menanam padi dengan berbagai ritual, di total -total ada sekitar 29 adat istiadat ritual sebelum ke pesta seren taun yang di selenggarakan 1 tahun sekali. 
Kampung adat sinarresmi ini sangat cocok untuk mereka yang ingin mendinginkan kepala atau ngadem dari suasana perkotaan yang sangat berisik dan ingin mempelajari bagaimana memperlakukan padi yang baik dan benar.

Kamipun menginap disini untuk esok nya berangkat ke:

5. Menuju Puncak Darma, Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark ( CPUGG )


Berangkat dari kasepuhan sinarresmi sekitar pukul 8 menuju ke puncak darma, salah satu pintu gerbang menuju ke kawasan ciletuh geopark, dengan menggunakan kendaraan dari arah trans loji, yang sebelumnya kalau mau kesini harus dari sebelah panenjoan atau dari ciemas melalui jalan kiara 2. 
Dari Puncak Darma ini kita bisa melihat sebuah Mega Amphitheater Ciletuh atau teater alam besar, berupa pemandangan teluk ciletuh pantai palangpang dan kawasan, berada di bawah puncak yang menyerupai tapal kuda. 

di sini kalian bisa membeli beberapa jajanan khas CPUGG, seperti air kelapa muda segar, dan ketika bulan september sampai desember sedang musim mangga, sehingga mangga di daerah ini melimpah.

6. Mengunjungi Curug Cimarinjung

Setelah puas menikmati rujak mangga dan kelapa masin dan segar serta berswafoto di puncak darma, perjalan dilanjutkan menuju Curug Cimarunjung.
Sebenarnya sebelum curug cimarunjung ada curug yang satu aliran dengan curug cimarinjung juga namanya curug dog-dog, tapi kita skip dulu curug dog - dog nya.



Curug yang lebih kurang memiliki tinggi 45 meter ini akan menampilkan keindahan air terjun di pinggir laut. tapi karena musim kemarau, sehingga debit airnya tidak terlalu banyak, tapi setika kering kita bebas menyebrang dan mengeksplorasi batuan sekitar dan mandi di bawah airnya.

7. Makan siang di Museum Arboretum Cileuh ( Panenjoan ) 

Tidak afdol rasanya kalau berkunjung ke kawasan CPUGG hanya sebatas menikmati keindahan nya saja, di Museum Arboretum yang berada di Panjenjoan ini banyak sekali edukasi mengenai keterkaitan CPUGG, seperti mempelajari tentang budaya, geologi, dan lain - lain. jadi selain mendapatkan keseruan tentang wisata alamnya, juga ada edukasi yang di dapatkan.


Selain itu panenjoan adalah salah satu spot yang tidak boleh di lewatkan jika kalian berkunjung kesini, seperti halnya puncak darma, dari spot ini akan terlihat kawasan taman bumi dari atas, sebelum adanya trans loji, panenjoan merupakan gerbang utama menuju kawasan.

8. Menuju Pantai Ujunggenteng


Pantai ujunggenteng merupakan pantai yang berada di ujung selatan jawa barat, yang menjadikan nya unik dengan pantai karang putih yang lembut dan di sekitar pantai ini banyak sekali spot yang menarik seperti pantai khusus penangkaran penyu ( pangumbahan ), pantai dengan muara sungai ( Muara Cipanarikan ) dan Pantai Cibuaya. Baca Juga ( https://www.bubuh.id/2018/10/jalan-jalan-ujunggenteng-ciletuh-ugtourism-sukabumi-jawa-barat.html )




9. Melihat Pelepasan Tukik

Pelepasan Tukik merupakan hal yang sangat unik, yaitu pelepasan anak - anak penyu yang sudah menetas dan di lepaskan ke habitat aslinya atau laut, yang mana sebelumnya para penyu bertelur di kawasan pantai pangumbahan juga.


Salah satu daya tarik pantai ujunggenteng adanya tempat konservasi penyu ini, dengan melihat lebih dekat bagaimana mereka hidup.

Setelah menginap di penginapan yang ada disana, kemarin kita menginap di Pondok Hexa, yang persis berada di pinggir pantai. akhirnya waktu pulang tiba.
Acara di tutup oleh ibu kabid pariwisata kabupaten Sukabumi ibu Rose, semoga Fam Trip kali ini bisa menjadi daya tarik dan menjadi program - program trip dari perwakilan ASITA JABAR dan Local Guide. 


Video Footage dari @palabuhanratukreatif

Day 1 Familiarization Trip 2019 | World Tourism Day 2019 Kabupaten Sukabumi


Day 2 Familiarization Trip 2019 | World Tourism Day 2019 Kabupaten Sukabumi

Sampai jumpa di World Tourism Day 2020.

Post a Comment

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search