Saturday, February 15, 2020

Cap Go Meh 2020 Sukabumi - Kerinduan panjang masyarakat menantikan Pawai Festival setelah 8 Tahun

Masyarakat tionghoa cukup signifikan dalam sejarah yang ada di Sukabumi khususnya di kota sukabumi, terbukti dengan adanya kawasan pecinan yaitu kawasan yang sering kita sebut Odeon.

Indonesia merupakan sebuah negara dengan kekayaan suku budaya ras dan etnis yang di satukan dalam satu kalimat Bhineka Tunggal ika, sehingga apabila kita pelajari lebih dalam akan menimbulkan rasa kesetaraan sesama manusia yang memiliki Goal dalam pancasila sila ke 3 Persatuan Indonesia. 

di Sukabumi sendiri saudara tionghoa kita sudah ada dan menetap sejak zaman dulu, di buktikan dengan adanya bangunan atau kawasan di Odeon dengan berdiri megah sebuah Vihara yang di beri namah vihara widhi sakti.

Setelah 8 Tahun yang lalu terakhir adanya pawai festival budaya cap go meh di selenggarakan kembali dengan berbagai konsep yang menarik dan seu dan mengobati juga antusias masyarakat kota sukabumi dengan adanya sebuah festival Cap Go Meh 2020 Ini.
di selenggaran selama 2 Hari 2 malam tanggal 13 - 14 Februari 2020.



1.  Odeon Culinary Night Festival

Mengambil tempat di kawasan odeon atau jl. pejagalan Odeon Culinary Night Festival menawarkan berbagai macam makanan dan minuman yang di jual di berbagai stand dengan dekorasi Cap Gomeh dengan lampion dan kain merah. 

2. Pawai Festival Kebudayaan Cap Go Meh 2020

Pertunjukan pawai festival cap Go Meh 2020 di simpangan Jl. Harun Kabir - A Yani

Festival kebudayaan Cap Go Meh 2020 di buka dengan peresmian pembukaan oleh Walikota Sukabumi dan Wakil walikota Sukabumi dengan mengambil rute dari Vihara Widhi Sakti kemudian masuk ke Jl Pelabuhan 2 kemudian masuk ke Kp. Harun Kabir.



dilanjutkan dengan melintasi jalan Ahmad Yani Menuju perempatan Jl. Gudang Otista dan balik lagi menuju Jl. A Yani - Melintasi Jl. Nyomplong - terkahir masuk ke Jl. Pejagalan Kota Sukabumi.

Anak kecil yang bahagia ketika angpao nya di masukan kedalam mulut barongsai, di Jl. A Yani depan Tiara Toserba Sukabumi

Peserta Cap Go Meh 2020 Kota Sukabumi ini tidak hanya berasal dari sukabumi saja ada yang datang dari daerah lain yang memeriahkan serunya pawai Festival Budaya Cap Go Meh 2020
Peserta Pawai Festival Cap Go Meh 2020 mengangkat Joli 

3. Atraksi Sebelum Memasukan kembali Joli kedalam Vihara 

Sebelum penutupan acara di lakukan yang akan di lakukan pada pukul 20.00 wib maka dilakukan beberapa atraksi terakhir dari para penampil festival yang hadir dalam acara ini, 

Penampilan terakhir peserta pawai Festival sebeum festtival secara resmi di tutup dan selesai
Ritual mengangkat Joli dan berlari membwanya.

4. Mengembalikan Kembali Konco Han Ta kong kedalam Vihara 

Dilakukan dengan mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya acara cap go meh 2020 ini, dan mengembalikan kembali dengan ritual sembahyang yang dilakukan oleh para pengurus dan panitia Cap Go Meh 2020.

Prosesi mengembalikan kembali Konco Han Takong kedalam singgasana nya dalam Vihara Widhi Sakti Sukabumi oleh panitia dan pengurus Cap Go Meh 2020
Penghormatan terkahir kepada leluhur yang telah memberikan keselamatan dan kelancaran acara Cap Go Meh 2020

6. Bunga dan Kain Merah 

Tidak berakhir disini menurut om Arifin salah satu pantian cap go meh, ada beberapa filosifi yang diambil setelah acara tersebut selesai, ada namanya pembagian bunga dari festival yang di percaya akan memwaba kebahagiaan dengan cara dimandikan atau di pajang di rumah sampai bunga tersebut layu, kemudian kain merah di percaya sebagai Hoki atau keberuntungan bagi yang mendapatkan nya, katanya dengan di gelangkan pada tangan selama 1 bulan.


Masyarakat kota sukabumi sangat tertarik sekali dengan acara ferstival seperti ini terbukti ketika pawai di adakan jalanan sangat padat sekali mungkin salah satunya 8 tahun tidak melihat arak - arakan Cap Go Meh ini, dan terlebih mungkin sebagian warganya sudah terbuka dengan toleransi antar kerukunan umat di Kota Sukabumi, semoga dengan adanya acara ini menjadi sebuah TITIK BALIK kembalinya esensi sila ke 3 Persatuan Indonesia, jujur aja sih saya pas melihat anak - anak antusias ibu - ibu di samping trotoar tertawa dan anak - anak sekolah menaikan ponsel mereka untuk merekan atraksi ini merinding, karena kita butuh hiburan yang mengedukasi dan bisa di ambil nilai - nilai positif dalam setiap kebudayaan.


 

8 comments:

  1. selalau inspiratif nih postingan2 dek bubuh, cap go meh sukabumi emang dah banyak banget yg nungguin, selain bersejarah, banyak hal unik di sukabumi, baik keberagaman maupun keseruan lainnya ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali kak ini emang yang di tunggu - tunggu setelah 8 Tahun yang lalu :v

      Delete
  2. Ya, benar. Setelah hampir 9 tahun, akhirnya festival Cap Go Meh bisa terlaksana juga tahun ini dengan lancar....

    ReplyDelete
  3. Saya baru tahu kalau acara ini pernah juga 8 tahun lalu ya Kang?
    Sayang saya kemarin gak bisa hadiri acara ini. Ada saja halangannya.
    Nuhun post & foto-fotnya yg keren...

    Salam,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Melihat antusias nya memang merinding sih kang berbondong2 pada nonton :D

      Delete
  4. Selalu terinspirasi utk rajin nulis spt mamang satu ini

    ReplyDelete

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search